Kabar Berita Politik Amerika yang Memanas

Kabar Berita Politik Amerika yang Memanas

Amerika merupakan salah satu negara adidaya yang selalu diperhatikan oleh negara lain. Situasi politik di Amerika yang sedang memanas akhir-akhir ini menjadi kabar berita politik yang dinantikan oleh negara-negara di dunia. Seperti yang kita ketahui, Amerika baru saja melantik presiden barunya, Joe Biden. Joe Biden sendiri resmi dilantik pada tanggal 20 Januari 2021. Pada saat pelantikan, situasi di Amerika sangat mencekam. Hal tersebut terjadi lantaran pendukung Donald Trump tidak menerima pelantikan presiden baru. Menjelang pelantikan, banyak tentara yang disiagakan di Gedung Putih dan kawasan di sekitarnya.

Kabar Berita Politik yang Berkaitan dengan Amarah Joe Biden Setelah Pelantikan

Kabar Berita Politik Amerika yang Memanas

Selain proses pelantikan Joe Biden, kabar berita politik Amerika yang memanas lainnya adalah kemarahan sang presiden terhadap aksi pemerintahan Cina. Cina menjatuhkan sanksi terhadap 30 pejabat era presiden Donald Trump tak lama setelah Joe Biden dilantik menjadi presiden Amerika Serikat. Menurut Emily Horne selaku juru bicara keamanan nasional, sanki yang diberikan Cina ketika pelantikan presiden baru merupakan tindakan untuk memecah partisan. Ia beranggapan bahwa sanksi yang dilakukan oleh Cina bersifat sinis dan tidak produktif.

Horne juga mengatakan bahwa kedua kubu partai Amerika menentang keras terhadap sanksi yang diberikan oleh Cina kepada pejabat AS. Presiden Biden berharap agar pemimpin partai Demokrat dan partai Republik dapat saling bekerja sama guna mengalahkan langkah Cina yang dianggap merugikan. Sebelumnya, Antony Blinken selaku Menteri Luar Negeri pemerintahan Biden mendukung sikap Mike Pompeo terhadap aksi negara Cina. Ia juga berujar bahwa Amerika dapat mengalahkan Cina. Blinken menilai bahwa Cina menjadi tantangan yang signifikan bagi negara Amerika Serikat.

Mike Pompeo menjadi salah satu pejabat yang masuk ke dalam daftar sanksi negara Cina. Pejabat Amerika yang masuk ke dalam sanksi tersebut dilarang untuk memasuki wilayah Cina, Makau dan Hongkong. Tidak hanya pejabat, anggota keluarga dari pejabat yang dikenakan sanksi juga diperlakukan serupa sehingga tidak dapat masuk ke dalam kawasan Makau, Hongkong dan Cina. Baik pejabat, keluarga pejabat, perusahaan dan institusi yang terkait juga mendapatkan dampak dari sanksi sehingga Cina menolak untuk melakukan bisnis dengannya.

Alasan mengapa Cina menjatuhkan sanksi kepada Amerika adalah pelanggaran yang dilakukan oleh para pejabat pemerintahan mantan presiden Amerika sebelumnya. Penjelasan ini dijabarkan oleh presiden Cina, Xi Jinping. Ia semakin tak ragu dengan keputusannya setelah Pompeo yang mengatakan bahwa Cina telah melakukan gerakan genosida terhadap masyarakat Uighur yang bertempat tinggal di propinsi Xinjiang. Kementerian Luar Negeri asal Cina menerangkan bahwa negaranya telah memberikan sanksi terhadap 28 pejabat Amerika yang telah melanggar kedaulatan negaranya.

Gerak Cepat Biden Dalam Menangani Corona Usai Pelantikan

Berita Politik Amerika

Selain berhadapan dengan sanksi yang diberikan oleh Cina, Joe Biden juga berhadapan dengan perkembangan virus Corona di negaranya usai menyelesaikan pelantikan. Gerak cepat yang dilakukan oleh presiden Amerika ini bertujuan untuk mengendalikan perkembangan virus melalui kebijakan yang akan ia susun. Kebijakan baru yang dilakukan oleh Biden dalam menangkal perkembangan virus Corona menjadi kabar berita politik yang sedang memanas saat ini. Kebijakan yang disusun oleh Biden menyebutkan bahwa pelancong yang memanfaatkan kereta, bus dan pesawat wajib untuk mengenakan masker.

Upaya ini menjadi misi perang Amerika dalam menghadapi virus yang telah memakan korban jiwa hingga 400 ribu jiwa lebih. Tidak hanya mengenakan masker, pendatang yang akan mengunjungi Amerika dengan menggunakan pesawat terbang harus melakukan tes kesehatan dan melakukan karantina mandiri setelah sampai di Amerika. Kebijakan ini diucapkan langsung oleh sang presiden kepada media di Gedung Putih. Masalah menangani Corona menjadi prioritas utama presiden pada awal pemerintahannya. Jika ditelisik lebih jauh, program yang ia canangkan ini merupakan bagian dari misi kampanye yang pernah ia lakukan sebelumnya.

Menurut AFP, Joe Biden telah menandatangani aturan baru guna memperpanjang aturan penutupan perjalanan antar negara melalui bus, kereta api dan pesawat terbang. Sebelumnya, pemerintahan Donald Trump juga mewajibkan para pelancong yang memasuki Amerika untuk melakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Meski begitu, karantina setelah tiba di Amerika hanyalah sebuah rekomendasi semata. Penanganan virus Corona yang dilakukan oleh Biden merupakan langkah dalam menghalau infeksi virus Corona. Rencana penanganan ini diuraikan melalui sebuah dokumen dengan tebal 200 halaman.

Tidak hanya pembuatan aturan akan tananan hidup baru, presiden AS Joe Biden juga menambah kan vaksinasi selama seratus hari, memperluas pengetesan, membuka sekolah kembali dan membangun kepercayaan masyarakat melalui program yang telah ia susun. Presiden AS ini juga meminta bantuan pandemi sebesar 1,9 triliun US kepada kongres. Dengan dana tersebut, vaksinasi massal diharapkan dapat langsung diberlangsungkan pada bulan Februari mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *